Grafik Perkembangan

Berita Terbaru

new

PDRB Kepulauan Riau Triwulan III 2014 Tumbuh 6,15%
5 Nov 2014

PDRB Kepulauan Riau Triwulan III 2014 Tumbuh 6,15% (c to c)
PDRB Kepulauan Riau kumulatif triwulan III 2014 dibandingkan kumulatif triwulan III 2013 (c to c) mengalami pertumbuhan sebesar 6,15 persen
PDRB Kepulauan Riau pada triwulan III 2014 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q to q) tumbuh sebesar 2,28 persen. Pertumbuhan tersebut terjadi pada semua sektor, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 4,25 persen.
PDRB Kepulauan Riau pada triwulan III 2014 dibandingkan triwulan yang sama 2013 (y on y) mengalami pertumbuhan sebesar 6,89 persen.
Perekonomian Kepulauan Riau yang diukur berdasa Selengkapnya..


Agustus 2014: Tingkat Pengangguran Terbuka Sebesar 6,69 Persen
5 Nov 2014

Jumlah angkatan kerja di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2014 mencapai 878.415 orang, bertambah sebanyak 24.256 orang dibandingkan Agustus 2013, di mana jumlah angkatan kerja pada Agustus 2013 sebanyak 854.150 orang
Jumlah penduduk yang bekerja di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2014 mencapai 819.656 orang, bertambah 13.583 orang dibandingkan keadaan Agustus 2013, di mana pada Agustus 2013 jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 806.073 orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2014 mencapai 6,69 persen, mengalami peningkatan TPT apabila dibandingkan dengan TPT Agustus 2013, di mana TPT pada Agustus 2013 Selengkapnya..


Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kepri Triwulan III-2014
5 Nov 2014

Kondisi Ekonomi Konsumen Triwulan III-2014
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Kepulauan Riau pada triwulan III-2014 sebesar 113,18. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi konsumen di Provinsi Kepulauan Riau mengalami peningkatan pada triwulan III-2014 dengan tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen yang meningkat pula dibandingkan pada triwulan sebelumnya dengan ITK Kepulauan Riau sebesar 113,06. Membaiknya kondisi ekonomi konsumen didorong oleh semua komponen pembentuk ITK, utamanya komponen konsumsi makanan dan non makanan (nilai indeks 117,05), komponen pendapatan rumah tangga (nilai indeks 112,34) serta diikuti oleh komponen pengaruh inflasi Selengkapnya..